dragon sakura

kali ini, gw akan menulis mengenai sebuah drama (atau lebih tepatnya: j-drama) yang berjudul Dragon Sakura. jangan terlalu memikirkan mengenai nama yang ‘aneh’, sebab memang begitulah adanya. mungkin beberapa rekan yang paham bahasa inggris dan jepang akan sedikit mengernyitkan dahi mendengar judul ini… tapi untuk saat ini, mari kita biarkan saja apa adanya =)

Dragon Sakura (aka: Dragon Zakura) adalah sebuah drama yang memfokuskan ceritanya pada perjuangan sekelompok anak SMU untuk pergi ke Tokyo Daigaku atau Universitas Tokyo, yang juga dikenal dengan sebutan ‘Todai’. temanya cukup menarik, walaupun sebenarnya tidak terlalu baru juga. meskipun demikian, serial ini cukup mampu menjadikan tema tersebut sebagai dasar untuk sebuah tontonan yang cukup menghibur, dengan sedikit unsur komedi dalam kemasannya.

cerita berawal dari perjalanan Sakuragi Kenji, seorang pengacara yang hidup sederhana — kalau tidak bisa dibilang sangat pas-pasan — ke SMU Ryuzan yang terkenal sebagai sekolah ‘buangan’ di daerahnya. sehubungan dengan pekerjaannya yang berlokasi di wilayah hukum Tokyo, ia ditugaskan untuk menyelesaikan urusan hukum mengenai sekolah yang terancam bangkrut tersebut.

Sakuragi yang merasa bahwa SMU Ryuzan sebenarnya masih memiliki harapan, mengajukan proposal kepada para kreditor untuk mengizinkan agar SMU Ryuzan tetap berdiri. dengan catatan, SMU Ryuzan akan membentuk sebuah kelas khusus, dengan sebuah target: memasukkan 5 orang dari Ryuzan ke Todai dalam penerimaan mahasiswa baru tahun ini.

target yang nyaris mustahil, dengan pertaruhan kelangsungan hidup SMU Ryuzan. apalagi dengan fakta bahwa SMU Ryuzan adalah sekolah ‘buangan’ yang menduduki peringkat paling bawah di daerah tersebut…

kalau anda cukup familiar dengan konsep ‘guru gaul yang pernah jadi berandalan’ dalam drama, mungkin anda akan merasa sedikit familiar dengan konsep awal drama ini. karakter Sakuragi Kenji digambarkan sebagai pengacara yang di masa mudanya menjadi anggota geng balap motor… dan akhirnya menjadi ‘guru’ di kelas khusus yang dibentuk di SMU Ryuzan, lengkap dengan gaya mengajar yang ‘tidak biasa’. tapi meskipun demikian, ia tetap memiliki wibawa sebagai seorang ‘guru’, termasuk dengan sikapnya yang kadang agak keras terhadap murid-muridnya.

sebenarnya, cerita yang dibawakan sepanjang serial ini cukup baik… kalau anda bisa mengabaikan beberapa poin yang mungkin agak kurang masuk akal dalam cerita ini. sebagai contoh, sikap menentang guru-guru di sekolah yang ditampilkan tampak kurang realistis, demikian juga sikap dari orangtua dari beberapa murid yang duduk di kelas khusus. beberapa konflik yang ditampilkan memang berhasil memaksimalkan efek dramatisasi, namun sayangnya hal tersebut malah mengakibatkan penyampaiannya menjadi seolah mengabaikan realitas.

meskipun demikian, karakter-karakter yang ada di serial ini dieksplorasi dengan cukup baik, khususnya karakter dari murid-murid di kelas khusus. latar belakang keluarga masing-masing dijelaskan dengan cukup baik, lengkap dengan permasalahan pribadi masing-masing individu yang juga turut dieksplorasi — walaupun beberapa konflik yang ditampilkan tampak kurang realistis dalam penyampaiannya.

dari segi cast, serial ini bisa dikatakan cukup baik, walaupun tidak terlalu istimewa. karakter Sakuragi Kenji dibawakan dengan lumayan baik. karakter Mamako Ino yang menjadi rekan Sakuragi sebagai guru justru tampak lebih sebagai karakter sekunder. di sisi lain, peranan para aktor dan aktris muda yang memang cukup mendominasi cerita tampak tidak buruk… walaupun tidak terlalu istimewa juga.

well, tapi kemungkinan besar sih cewek-cewek akan cukup senang dan antusias mengikuti serial ini, karena ada cowok-cowok seperti Yajima Yuusuke dan Ogata Hideki dalam serial ini =). (Yama dan Teppei? terserah deh kalau cewek-cewek bilang mereka keren… *eh, gw gak ikutan lho*)

nah. sekarang soal musical scores-nya. aransemen yang jadi main theme-nya cukup catchy, dan lumayan baik dalam membawakan citra sebuah drama dengan genre school-life dan komedi. demikian juga insert song-nya yang berjudul Colorful yang dibawakan oleh Yamashita Tomohisa bisa dikatakan lumayan pas dalam beberapa adegan di beberapa episode. sementara itu, opening theme-nya yang berjudul Realize dibawakan oleh Melody, dengan kemasan yang mengajak kepala sedikit bergoyang selama opening. well, OST yang disajikan dalam serial ini memang cukup memorable.

overall, serial ini cukup enjoyable. walaupun ada beberapa kekurangan di bagian storyline, tapi kemasan yang baik bisa dikatakan cukup sukses menghasilkan tontonan yang menghibur. demikian juga OST yang cukup memorable dan lumayan enak didengar, turut menjadi nilai tambah bagi serial ini.

dan mungkin, untuk anda yang ingin sedikit bernostalgia dengan mengenang masa-masa SMU serta suasana menjelang SPMB, serial ini bisa menjadi pilihan yang baik. tentu saja, lengkap dengan pesan moral yang tersirat, dan trik-trik belajar yang mungkin akan kembali mengingatkan anda mengenai masa-masa sekolah dulu.

21 Comments