bahasa jepang itu (sebenarnya) gampang

beberapa orang menanyakan kepada gw, apakah gw belajar bahasa jepang secara khusus (baca: les, pergi ke pusat budaya jepang, atau sebagainya). agak bingung juga kenapa sampai ada pertanyaan seperti ini, mengingat gw belum sampai pada level yang ‘jago banget’ atau sebagainya… walaupun sedang berusaha ke arah situ, sih =P.

sebenarnya tidak. secara umum, gw belajar bahasa jepang sendiri, tanpa ada yang mengajarkan — dan sebagai akibatnya, perkembangan gw tidak secepat rekan-rekan yang memang belajar secara khusus dan lebih intensif.

jadi begini. sebenarnya (setidaknya menurut gw), belajar bahasa jepang itu tidaklah sesulit yang dikira orang pada umumnya. yang anda butuhkan sebenarnya hanyalah material yang tepat, peralatan yang tepat, dan kebiasaan yang tepat pula. yang anda butuhkan praktis hanyalah kemauan yang cukup keras dan kerja keras yang juga sama kerasnya.

jadi anggap saja ini tips untuk anda yang tertarik untuk mendalami soal bahasa jepang tanpa keluar banyak uang =)

1. Material (dan kalau bisa: gratis)

anda bisa mencari buku untuk belajar bahasa jepang di toko buku yang cukup besar dan lengkap. bisa dalam bentuk tourist guide, thorough grammar, dan sebagainya… terserah anda. tentu saja, siapkan cukup uang untuk membeli buku seperti ini.

…meskipun demikian, gw tidak melakukan hal tersebut, walaupun sebenarnya hal ini bisa lebih baik. meskipun demikian, hal ini tidak mutlak adanya.

anda juga bisa menggunakan material yang tersedia secara gratis untuk di-download di internet. untuk awalan, gw menggunakan Yasashii Nihongo (=’good japanese’), sebuah file dokumen yang cukup singkat dan padat, menjelaskan struktur dasar dan grammar dalam bahasa jepang secara singkat. isinya kurang dari 10 halaman, tapi mencakup hampir seluruh core dalam penggunaan bahasa jepang sehari-hari.

ada juga material lain yang jauh lebih thorough soal grammar, tapi sebaiknya anda mempelajari terlebih dahulu material yang disebutkan sebelumnya. di sini, untuk grammar yang lebih advanced, gw menggunakan A Logical Japanese Grammar yang lebih kompleks (dan sebagai akibatnya, sedikit lebih membingungkan) dibandingkan material yang disebutkan sebelumnya.

yah, memang Yasashii Nihongo jauh lebih tepat sebagai awalan untuk mulai belajar, sehubungan dengan penjelasannya yang memang lebih sederhana. setelah anda cukup memahami material tersebut, silakan lanjut ke A Logical Japanese Grammar.

material-material tersebut bisa di-download di sini.

Yasashii Nihongo (PDF, 370 KB),
A Logical Japanese Grammar (PDF, 773 KB)

2. Dictionary

yah. setelah anda cukup familiar mengenai core dari grammar bahasa jepang (anda tidak perlu dalam tahap ‘sudah benar-benar menguasai’ di sini), selanjutnya anda membutuhkan pengetahuan mengenai kosa kata.

…yah, anda membutuhkan sebuah kamus di sini.

salah satu yang gw sarankan adalah sebuah software yang bernama JLookUp, sebuah kamus Jepang-Inggris dan sebaliknya. lisensinya freeware, dan bisa di-download dengan gratis di website resminya.

salah satu feature yang sangat menguntungkan dari JLookUp adalah konversi huruf romaji-kana yang berjalan ketika anda mengetikkan sebuah kata di search window. selain itu, translasi yang diberikan juga mengikutkan versi kanji dari sebuah kata berikut huruf kana yang bersangkutan.

software ini sangat membantu dalam belajar, tapi akan jauh lebih memudahkan bila pada tahap ini anda telah menguasai huruf hiragana dan katakana. demikian juga pengetahuan anda akan struktur kata dalam grammar akan sangat membantu untuk mencari sebuah kata dalam bentuk literal-nya.

JLookUp bisa di-download di website resminya:

http://jlookup.aumaan.no-ip.org/

3. Do Best Practices!

percaya atau tidak, dua proses di atas menyumbang tidak sampai 60% dari pemahaman anda bila anda belajar tanpa guru.

yang harus anda lakukan selanjutnya adalah best practice. alias, coba-coba!

sesungguhnya, anda tidak perlu benar-benar menguasai material yang ada untuk mulai masuk ke tahap ini. yang anda butuhkan adalah pemahaman akan struktur dasar bahasa jepang: predikat, objek, dan sebagainya. kalimat negatif dan positif, tenses, dan sebagainya juga akan membantu, tapi yang paling penting adalah pemahaman akan struktur bahasa.

kenapa? sebab mulai dari sini, anda bisa mengembangkan pengetahuan anda sendiri. kalau anda bingung akan struktur yang ‘aneh’, lihat kembali material. kalau ada kosa kata yang baru, lihat kamus… dengan bentuk literal (baca: bentuk ‘kamus’) yang bisa anda turunkan dari pengetahuan grammar dasar yang anda miliki.

sekarang, bagaimana anda akan melakukan best practice tersebut?

akan memudahkan kalau anda punya sparring partner yang sudah lebih jago (misalnya pernah tinggal di Jepang, atau setidaknya levelnya sudah cukup tinggi). orang seperti ini dibutuhkan untuk mengoreksi kesalahan anda ketika berbicara.

cara yang gampang juga, dengarkan lagu yang berbahasa jepang. anda akan lebih mudah menghafalkan bentuk dan struktur bahasa dengan lagu, dan pada gilirannya akan membentuk pemahaman di bawah-sadar anda tentang struktur bahasa. dengan demikian, dari sebuah lagu saja anda bisa men-derive penggunaan grammar pada kebutuhan tertentu. dan yang lebih penting lagi, anda akan memiliki sebuah pemahaman bawah-sadar akan bentuk suatu kalimat.

kok bisa? jelas bisa. anda mungkin ingat bahwa anda dulu mungkin sering mendengarkan lagu dari Bon Jovi atau The Corrs (dan menghafalkan liriknya secara tak sengaja), dan sebagai imbasnya anda memiliki pemahaman akan grammar bahasa Inggris dari lagu tersebut. hal yang sama juga berlaku di sini.

cara yang juga sederhana, walaupun agak lebih susah: belajar dari film, anime, atau drama. dengan film, anda memang harus memasang telinga agak lebih tajam, dan hal ini memang agak susah. tapi, anda tidak perlu bisa mendengarkan semua omongan di film, cukup beberapa patah kata dan translation-nya.

selanjutnya, yang perlu anda lakukan hanyalah memasang telinga sambil membaca translation yang disediakan. kemungkinan anda akan menemukan kosa-kata baru (dan tidak perlu melihat kamus karena anda bisa membaca subtitle =) ), atau lebih bagus lagi bila anda bisa men-derive suatu bentuk grammar dari dialog yang ada.

percaya atau tidak, gw belajar dari hal-hal seperti ini lebih banyak daripada gw belajar dengan membaca material. tentu saja, ini membutuhkan pemahaman dasar akan grammar. kosa kata anda tidak perlu sudah cukup banyak, walaupun hal tersebut akan sangat membantu. lihat saja kamus kalau bingung! dengan mengetikkan entry yang sesuai, hasilnya akan muncul dalam waktu kurang dari satu detik.

4. then…

jadi sebenarnya, belajar bahasa jepang itu cukup mudah… setidaknya, tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya. yah, tidak usah jauh-jauh, anda seharusnya juga bisa… mungkin malah dengan lebih cepat dan lebih baik daripada gw. yang penting modal tekad dan kerja keras saja, kok.

satu hal yang agak perlu diperhatikan adalah bahwa apa yang anda pelajari dalam material mungkin akan sedikit ‘berbeda’ dengan apa yang mungkin anda temui di film, anime, atau drama. hal yang wajar mengingat pada material-material tersebut bahasa yang dipergunakan adalah bahasa yang resmi dan sopan, sementara dalam anime atau drama (atau orang jepang betulan, kalau ada =) ) bahasa yang digunakan cenderung kasual.

dan karena itu juga, ketika gw menggunakan bahasa jepang yang ‘belajar-sendiri’, kadang tidak memenuhi kaidah yang diajarkan (walaupun penggunaannya mungkin benar!).

ano hito wa dare desu ka? –> bahasa formal
dare ka, aitsu wa? –> bahasa kasual

tapi tentu saja, dalam setiap bahasa kadang-kadang formalitas menjadi kurang berlaku. bahkan bahasa Inggris atau Indonesia sekalipun seringkali memiliki bentuk informal yang tidak sesuai grammar aslinya.

162 Comments