jangan salahkan…

jangan salahkan kalau kau sampai jatuh cinta kepadaku.

ini serius. bukan berarti aku ini pembenci-wanita atau sejenisnya, tapi jangan salahkan kalau kau sampai jatuh cinta padaku.

…lagipula, apa sih alasannya?

aku ini tidak setampan Christian Sugiono (sumpah, aku tidak mengerti kenapa sebagian dari bangsa kalian bisa tergila-gila pada orang ini) atau secerdas Nelson Tansu (oh, beliau adalah salah satu anak muda Indonesia yang luar biasa di bidangnya, kalau kau tidak kenal dia), dan aku juga tidak tertarik soal hubungan apalah-itu yang melibatkan komitmen yang gampang dilanggar dengan senang-hati dan senang-pikiran.

aku juga tidak kaya-raya seperti para model dan bintang sinetron dalam layar kaca yang sepertinya bisa punya banyak uang tanpa banyak kerja, dan tahu-tahu merayu cewek-cewek dengan BMW keluaran-baru. kau tahu, merayu cewek itu masalah gampang kalau seorang cowok punya mobil-bagus dan tampang-bagus.

aku ini tidak romantis. sumpah. siapa yang mau merelakan sekian puluh (atau ratus?) ribu rupiah untuk buket bunga segar yang sepertinya bisa tahan tetap wangi sepanjang tahun? dan aku juga tidak biasa merayu dengan kata-kata gombal yang mungkin membuat cewek-cewek terbang ke langit ketujuh lalu melayang di atas awan. lupakan saja deh.

oh, aku juga bukan cowok bertipe ‘supir yang setia’. aku tidak suka disuruh-suruh mengemudi, apalagi kalau hujan! kalau kau mau tahu, mengemudi di waktu hujan itu menyebalkan. lagipula, mana mungkin kau mengharapkan cowok yang jalan kaki dan naik bus ke mana-mana ini mengantarmu dengan mobil ke berbagai tempat? pasti ada kesalahan di sini.

lagipula, aku ini bukan tipe cowok pemerhati-penampilan. percaya deh, kau hanya akan menemukan penampilan yang biasa saja dari seorang cowok yang juga biasa saja ini. rambut yang kayaknya kurang-disisir, celana kargo yang sudah sobek-sobek dan sepatu kets yang entah berapa tahun umurnya jelas tidak cocok. lagipula, six-pack itu apaan sih?

coba, lalu apa yang akan kau lakukan seandainya kau memang jatuh cinta kepadaku?

pertama, kau mungkin akan sedikit-menyesal. apalagi kalau kau adalah tipe-tipe cewek yang haus perhatian dan kasih sayang sepanjang-hari sepanjang-minggu sepanjang-tahun. kau mungkin akan kecewa kalau mengharapkan akan ditelepon di tengah malam untuk sebuah puisi yang menggugah-hati, atau sebuket bunga penuh cinta yang disampaikan sebulan sekali.

lalu kau akan memikirkan bahwa ternyata masih banyak cowok-cowok lain yang lebih-tampan dan lebih-manis di luar sana, dibandingkan cowok ‘salah pilih’ yang satu ini. tidak apa-apa, ketahuilah bahwa hal tersebut normal adanya. cewek selalu butuh perhatian, kan?

setelah itu, siapa yang peduli? hidup ini bebas, lho. kau bisa memilih untuk pergi dengan cowok mana-saja yang kau mau. atau bisa juga kau jalan dengan cowok pertama yang menyatakan perasaannya kepadamu. terserah kau saja, sih. hidupmu itu milikmu, lho.

nah. tidak terlalu bagus, bukan? itu kemungkinan yang ada seandainya kau memang jatuh cinta kepada cowok yang biasa-biasa saja ini.

akhirnya, ini serius. jangan salahkan kalau kau sampai jatuh cinta kepadaku. kau sudah diperingatkan.

___

no hard feeling buat cewek-cewek, yah. =)

22 Comments