05.29.07
a cold fate — and farewell
kepingan-kepingan beku yang dingin dan tak acuh adalah masa lalu yang hampir terlupakan; kenangan yang membeku dan sedikit-buram, tak berubah sejak adanya dan tetap demikian. dingin, dan sedikit absurd; teraih tapi tak tersentuh, ada tapi tak terlihat. masih dengan dingin yang tak peduli, dan tak pernah berubah adanya.
selalu demikian. kenangan yang membeku adalah asa di masa lalu; kini dingin, diam dan tak bergerak, terasa setengah-nyata dalam kesunyian. sepotong waktu yang diam dan dengan demikian membeku dalam kenangan. tak hendak cair atau meluruh, menyisakan terawang yang buram akan apa-apa di dalamnya. dan pelan menggigit, dengan kebekuan yang dingin dalam genggaman.
mungkin, memang begitulah adanya.
waktu berhenti dan membungkusnya, dengan tak hirau dan dengan demikian terjadilah ia: kenangan yang diam dan waktu yang berhenti, terbungkus dalam kebekuan yang dingin dan buram.
::
dingin, dan menggigit pelan dalam genggaman; perasaan yang tidak-nyata, dalam keacuhan yang datar. apa-apa yang terlihat dari luar kepingan beku hanyalah bayangan sedikit-samar dan berkabut; seolah kaca buram yang memperlihatkan sekaligus menyembunyikan. kebekuan yang membungkus keping kenangan yang samar, terjaga dan diam di dalamnya.
keinginan dan harapan yang tertidur di masa lalu, dan teriakan serta kebahagiaan yang hangat dan terasa jauh. dan samar-samar terlihat dari balik kepingan buram dalam genggamanku: pembicaraan hangat yang diam dalam kebekuan, dan mungkin senyum serta tawa yang kini diam dan terasa dingin.
::
hari itu, kukatakan selamat tinggal. dan waktu berhenti, membekukan kenangan yang kini terasa dingin; diam dan tak acuh, hanya menggigit pelan dalam genggamanku.
lili
May 30, 2007 at 4:42 pm
ini maksudnya apa? maklum aku anak ekonomi ga ngerti puisi hehehe2
apa mau perpisahan ya?!
sory ya aku ikut nimbrung di sini sory juga kalo selama ini komen ku agak gimanaAAAA gitu!!
sukses aja kalo gitu!!
skali lagi sory kalo kehadiranku agah kurang berkenan..
hehehe3
yud1
May 30, 2007 at 5:04 pm
eh… bukan puisi, sih. bingung? gak apa-apa. kalau langsung ngerti sih malah aneh
santai saja, sih. silakan comment dan sebagainya, dipersilakan, kok. eh… kalau mau lebih jelas, baca License di sidebar, deh. seharusnya sih cukup jelas, kok. sederhana saja, sebenarnya.
anyway, terima kasih sudah main-main
sora-kun
May 30, 2007 at 6:13 pm
@ lili
Salam kenal,
Nggak kok, kalau kata saya yud1 lagi curhat. Dia kan emang orangnya suka GeJe model gitu…
*kabur*
della
May 31, 2007 at 12:00 am
nah..
lagi-lagi malu tiap kali baca tulisan yud1..
puitisnya ngalahin anak sastra
@sora-kun:
apakah GeJe itu = Gak Jelas?
lili
May 31, 2007 at 4:20 pm
oh begitu toh? ya udah kirain Yudi lagi marah HEEE2
sory aku juga lagi error maklum mau ujian akhir pusingnya minta ampun tugas2 deadline-nya ga ngira-ngira…? emang semester ni lagi gila-gilanya…liatin angka melulu (maksudku laporan keuangan) tiap hari bikin pusing juga bikin rusak mata.
(skalian curhat nie..)ihik-ihik patah hati plus tugas numpuk jadinya apa dong??
eh nanya juga gimana bikin orang yang kita suka jadi naksir minimal merhatiian gitu dehh?!?
aduh kok malah jadi konsultasi gini ya!!
he he lam kenal juga buat sora-kun n della.. n yudi juga!
sora-kun
May 31, 2007 at 4:29 pm
@ della
Iya, kan udah saya kasih tag [abbr]. Coba aja arahin mouse ke kata itu, harusnya sih muncul.
(tapi kalo ga salah ini nggak berlaku di Intenet Explorer lama sih; jadi mungkin aja penjelasannya emang nggak keliatan di sana)
RisaWamuRa
May 31, 2007 at 6:52 pm
Ummmm..
ga ngerti.
nyahahahaha
pdhal risa anak sastra inggris gtu
tp mungkin krn baca ini diiringin lagu Pride na HandMC
jd ga gtu menghayati
kyahahahaha
tp pribadi emg ga gtu suka seh ma hal2 yg puitis gtu
huehehehe,, knp bs masuk sastra ya..
o(^.^)o
della
June 2, 2007 at 7:14 pm
@lili:


supaya orang yang kamu suka minimal merhatiin kamu:
hmmm..udah pernah nyoba jatohin kamus ke kakinya atau numpahin aer ke bajunya? Dijamin dia langsung merhatiin kamu, tapi bukan dengan cara yang kamu harapin
salam kenal juga
@ risa:
sastra UI-kah? gw juga, tapi angkatan tua, dah tante2
Kamu pasti masih muda deh, hehe..
Niji
June 2, 2007 at 10:43 pm
waah..
jejakpena
June 3, 2007 at 12:20 am
Yudi pernah patah hati… sekarang lagi teringat lagi… Eh…? Benar tidak Yud?
*diamuk Yudi*
Nah, benar kan, gejalanya sudah begini, saya yakin tuh…
*lari*
9racehime
June 3, 2007 at 4:09 pm
bukan puisi yah…
tapi bagus ko,,, puitis tapi ga gombal dan berlebihan,,
tapi ko kesannya sedih ya??
lagi sedih ya, yud?
btw, slm kenal!
Rifu
June 3, 2007 at 4:17 pm
berhubungan dengan Hime kah? *ud dua tahun sekelas di SMA sampai sekarang masih belum tahu siapa itu Hime*
btw, itu blockquotenya mba jejakpena lupa ditutup tuh kayaknya…
wassalamu ‘alaikum.
yud1
June 3, 2007 at 9:18 pm
:: Niji
waah… (juga)
:: lili
salam kenal juga. eh, bukannya udah kemaren?
:: RisaWamuRa
gak apa-apa, kok. malah aneh kalau langsung ngerti
:: della
saya… anak computer science, tapi bisa sastra sedikit-sedikit, sih. terutama sastra Java, dan bahasa programming lainnya
:: jejakpena | :: sora-kun
hmm. dua pilihan jawaban.
(a) bukan.
(b) bukan!
:: 9racehime
lho, ini grace, kan? bukannya kemarin udah pernah nongol di sini?
:: Rifu
…edited already
jejakpena
June 4, 2007 at 2:19 pm
Eh, makasih sudah diedit quote-nya…
Hmm…

Saya bisa paham anda berat untuk mengakuinya… ah, sudahlah…
yud1
June 4, 2007 at 2:45 pm
:: jejakpena
nggak, sebenarnya bukan patah hati. mungkin lebih tepatnya membuat orang lain patah hati, sih. *heuuu*
…
…apa, saya patah hati?
eeh, sotoy kamu!™
jejakpena
June 4, 2007 at 6:12 pm
Oh gitu rupanya…

Ehm… akhirnya ngaku…
Ya sudah… ikhlaskan sajalah …
Rifu
June 4, 2007 at 9:49 pm
pertanyaan saya tidak dijawab:
(a) berkaitan dengan Hime
(b) tidak berkaitan dengan Hime
hm, si yud1 ini memang suka susah mengakui kalo sedang patah hati, lha wong ngaku suka aja susahnya minta ampun…
yud1
June 5, 2007 at 12:16 pm
:: jejakpena | :: Rifu
begini lho. sebenarnya, tulisan itu maknanya banyak. dan tampaknya, beberapa orang yang membaca tulisan ini (entah di dunia nyata maupun maya… pembaca yang lain maksudnya
) memiliki pengertian yang berbeda-beda dalam memahami tulisan ini.
anggap saja saya ini seperti Stanley Kubrick soal filmnya, *dibakar massa*
jadi saya tidak akan merusak kesenangan anda menerka-nerka arti tulisan ini.
begini deh. kok mindset-nya terjebak pada keadaan di mana saya sedang patah hati, sih? janganlah terlalu mendewakan akal, sesungguhnya akal itu ada batasnya…
9racehime
June 5, 2007 at 12:30 pm
hehe..iya tepat ini sya grace yg muncul dulu2..
tp kmrn2 itu kan blum punya link..jd kirain yudi ga kenal…
duhduh…skrg jamannya patah hati ya?
yud1
June 5, 2007 at 3:02 pm
:: 9racehime
saya nggak patah hati. lihat di atas, deh.
jejakpena
June 5, 2007 at 3:57 pm
Maaf nih Yudi komennya banyak…

Komen saya dengan Rifu beda kok, penjelasan Yudi sebelumnya udah saya terima tuh.
sora-kun
June 5, 2007 at 6:12 pm
@ yud1
Benar, akhi…
Jangan bicara kalau tak punya ilmunya. Sesungguhnya diam adalah hikmah™…
@ jejakpena
Ada dua makna dalam kata2 “bukan” dan “bukan!” itu, mbak…
*ayo, coba pikir lagi
*
Rifu
June 5, 2007 at 9:17 pm
ud gw baca lagi Yud, cuma kok perasaan yang muncul yaaa… gitu… hmm, kalo bukan patah hati.. ya perpisahan..
dan saya ga pake akal kalo baca ginian!!! *sok sentimentil dan perasa*
hyo
June 6, 2007 at 1:09 pm
Amaaiiiiii…..
yud1
June 6, 2007 at 1:41 pm
:: hyo
…apanya?
ah, tokorode doumo.
lili
June 6, 2007 at 3:00 pm
Uh tenyata komenku bikin reaksi banyak orang (eh orang?) komen ya? (he3x merasa berjasa…:p he3x)
eh usulnya della oke juga…?!?! (pasti ga akan ku coba karena terlalu manjur :q)
ntar deh kalo dah longgar (aku lagi UAS, ni aja curi-curi waktu) aku coba-coba buat link (cuma coba-coba lho?, jadi jangan ditunggu :p)–>btw penasaran ga aku kul dimana? he3x :p
salam kenal buat semuaaaaa!!!!!
yudi, kamu nggak mau ngaku ya patah hati malah bilang matahin hati orang. matahin apa matahin???
*kabur* (ikut-ikut kaya’ yang lain hehe :D)
yud1
June 8, 2007 at 3:30 pm
:: lili
lihat komentar saya di atas… yang soal Stanley Kubrick dan film buatannya.
angel doggie
June 28, 2007 at 2:00 pm
sebenarnya kepingan beku dan dingin di masa lalu membuat kita belajar
supaya di masa ini kita terus semangat dan berusaha menggapai kehangatan. Sehingga di masa yang akan datang, kita bisa tersenyum untuk setiap masa yang kita lewati…
how bout that?
yud1
June 28, 2007 at 2:52 pm
:: angel doggie
bagus juga tuh
mungkin juga yah? tapi, yah… cukup dekat, hangat… terlalu dekat, panas. asal nggak terbakar saja, sih.
anyway, salam kenal, yah.