lucky star

ya, ya, serial anime ini sudah agak lama. mulai running pada April 2007 dan berakhir pada September 2007, saya sendiri sudah agak lama menyelesaikan nonton serial ini.

lalu, kenapa pula baru sekarang saya menulis soal serial ini di sini? sederhana saja, karena agak terlalu sayang kalau serial ini lewat begitu saja… apalagi serial ini juga sudah di-license sejak beberapa waktu yang lalu.

[lkst-12.jpg]

jadi, Lucky Star adalah cerita mengenai 4 orang siswi SMU biasa, dalam menjalani kehidupan yang biasa-biasa saja pula. ada Konata Izumi sebagai otaku, ada Miyuki Takara dengan moe factor yang begitulah-pokoknya, dan tentu saja pasangan kembar Kagami dan Tsukasa Hiiragi dengan sifat yang bertolak belakang namun digambarkan cukup akrab dalam serial ini.

diangkat dari serial manga dengan judul yang sama, serial ini tampil dengan resep yang… yah, bisa dibilang komedi dengan latar school-life, dengan parodi sebagai menu utamanya. cerita dalam serial ini bisa dibilang loosely coupled, jadi hampir tidak berhubungan antara episode satu dengan lainnya. well… ada sih, tapi tidak cukup signifikan.

jadi, tidak perlu susah-susah memikirkan soal storyline di serial ini. karena asalnya dari komik dengan format 4-koma[1], serial ini jadi terkesan sebagai ‘potongan cerita yang disambung-sambung’… tapi toh hal ini tidak sampai jatuh ke arah mengganggu, apalagi sampai fatal untuk serial yang diproduksi oleh Kyoto Animation ini.

tentu saja, salah satu kekuatan serial ini adalah desain karakternya. Konata Izumi didesain sebagai cewek otaku dengan konsep yang orisinil. Kagami Hiiragi sebagai tsundere[2] yang imut-imut, sementara Tsukasa Hiiragi jadi karakter yang polos tapi sering ceroboh. Miyuki Takara? kombinasi unik antara cewek elegan dengan moe-factor… sudahlah. dari departemen desain karakter, serial ini di atas rata-rata.

[lkst04.jpg]

nah. kalau bicara soal serial ini, jelas bicara soal parodi! dari serial semacam Suzumiya Haruhi no Yuutsu dan Fate/Stay Night, sampai Initial D dan Code Geass, semuanya ada… bahkan yang lain-lain yang sampai saya sendiri bingung ke mana reference-nya.[3] belum lagi referensi yang terungkap dalam dialog antara masing-masing karakter yang bisa me-refer ke anime mana saja: Kanon, Full Metal Panic!, atau entahlah yang lain… banyak banget, soalnya.

tapi sayangnya, walaupun genre-nya komedi, serial ini bisa jadi terkesan ‘garing’ untuk pemirsa yang awam soal budaya Jepang, khususnya soal anime-manga culture di negara asalnya tersebut. bukan kenapa-kenapa, jokes-nya sendiri bisa dibilang ‘agak lokal’… walaupun di beberapa bagian sebenarnya bisa dibilang cukup cerdas. belum lagi hal-hal yang terkait segala bentuk ‘otaku-isme’, mengakibatkan serial ini bisa kehilangan greget di mata pemirsa yang relatif awam soal ini.

apa lagi yang kurang, yah? musik lumayan oke, diisi dengan Motteke! Sailor Fuku di bagian OP yang cukup memorable. ED-nya lebih banyak diisi oleh cover[4], namun belakangan jadi ajang adu konyol oleh figuran legendaris kita: siapa lagi kalau bukan Minoru Shiraishi! :mrgreen:

tentu saja, yang juga perlu diperhatikan adalah segmen acara Lucky Channel yang diisi oleh Akira Kogami dan Minoru Shiraishi. segmen ini, walaupun tadinya lebih terasa sebagai ‘acara nggak penting’, toh akhirnya menjadi bagian yang cukup menarik perhatian… dengan caranya sendiri, sih. punchline yang bergaya sedikit satir dan kadang-kadang sarkas menjadi sebagian daya tarik segmen ini, khususnya mulai pertengahan serial ini.

[lkst06.jpg]

pokoknya, sudahlah. nggak perlu mikir kalau mau nonton serial ini. cerita yang loosely coupled cukup tepat untuk anda yang menonton anime untuk senang-senang, walaupun mungkin beberapa jokes ala otaku akan membuat beberapa pemirsa mengerutkan kening… lagi-lagi, ini karena jokes yang bisa dibilang ‘agak lokal’ dan culture-related.

…jadi? tergantung selera, sih. tapi saya sendiri memberikan penilaian cukup tinggi untuk serial ini… dengan beberapa catatan tadi, tentunya.

___

[1] komik yang terdiri atas kumpulan snapshot sepanjang 4 kolom. bisa juga dibilang sebagai komik strip, sih.

[2] tsundere? karakter cewek yang awalnya galak-dan-sebagainya, namun ternyata belakangan memiliki sisi lembut… konon katanya, ini karakteristik yang cuma ada di anime dan manga. saya sih nggak terlalu percaya. :mrgreen:

[3] saya mencurigai salah satu episode me-refer ke serial 24 yang berasal dari Amerika Serikat. itu lho, pas Konata ulang tahun…

[4] ‘cover’ maksudnya lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi berbeda. misalnya lagunya Mikuni Shimokawa di-cover oleh Aya Hirano di salah satu episode.

9 Comments