Monthly Archives: November 2008

amrozi, imam, dan mukhlas

saya tidak benar-benar paham, adakah Amrozi (atau Imam, dan tentu saja Mukhlas) menyembunyikan takut atau gentar di balik teriakan takbir pada suatu malam tersebut; mungkin, seolah menyongsong dengan harap-harap cemas — Maut datang perlahan dengan pasti, peluru di ujung bedil, dan lalu semua selesai. Tuan mungkin berpikir demikian, namun saya sungguh tak hendak mempertanyakan adakah […]

plurk

… … …what?