Monthly Archives: August 2014

saya dan jalan kaki

saya suka jalan kaki. sendirian. kalau orang-orang senang pergi dan berkumpul untuk ngobrol-ngobrol dengan teman-teman dan keluarga —piknik di taman atau kebun raya, misalnya— seringnya saya lebih suka jalan kaki, ditemani ransel di punggung dan sepatu kets yang kebetulan masih ada sisa umurnya. iya, jalan kaki. sendirian saja. kalau memungkinkan bisa juga berdua, tapi seringnya […]

ouch

“eh… nggak marah, kan?” 😐 “…” silence is a girl’s deadliest weapon. ouch.

kamu, bintang jatuhku. sekali dulu.

“masa lalu itu ada buat jadi cermin. kamu bisa memandang ke baliknya, tapi tidak melangkah ke dalamnya.” ___   /prolog . . . sepotong kertas berbentuk persegi sore ini, aku sedang mengeluarkan dan mensortir isi ransel dan hal-hal yang berada di dalamnya —kartu asuransi dari tempat kerja, berkas penilaian, amplop dan tagihan lama— ketika sebuah […]