Monthly Archives: November 2014

tentang kehilangan

“sudah tahu nggak bisa, kenapa masih diterusin?” — kamu; seorang pemuda, duapuluh-sekian, dia; seorang gadis kira-kira seusia denganmu. . kehilangan itu, kadang terasa sebagai paradoks yang aneh. seperti sesuatu yang baru kamu rasakan karena ada yang alpa, yang tak terasa; seperti gula yang ketinggalan pada teh seduhan di sisi meja, atau kunci kamar kos yang ketinggalan […]