Category Archives: Opinion

bicara profesionalisme

“professionalism? it means that you act accordingly regarding your assigned duties, and you have your rights properly granted. nothing more and nothing less.” ___ ini adalah pertanyaan terkait-definisi yang jawabannya bisa macam-macam. tergantung kepada siapa anda menanyakan, jawabannya mungkin bisa berbeda-beda, pembaca. sekali waktu anda mungkin bisa menanyakan kepada seorang manajer semangat-tinggi di tempat kerja, [...]

sudut pandang dari luas lingkaran

dua hari lalu, saya mendadak dihadapkan kepada sebuah pertanyaan sederhana. pertanyaan yang, sebenarnya, memiliki implikasi yang agak luar biasa terhadap sudut pandang saya selama ini. untuk setiap lingkaran L dengan radius r, maka luas L adalah πr2. buktikan. iya, ini pertanyaan sederhana. tentang geometri yang dulu sempat saya (dan seharusnya sebagian besar dari kita) pelajari [...]

Mrs. Doubtfire, dan perspektif yang berubah

“and sometimes they get back together, and sometimes they don’t, dear. and if they don’t, don’t blame yourself. just because they don’t love each other anymore, doesn’t mean that they don’t love you…” —Mrs. Doubtfire ___ sore ini, saya sedang duduk di depan TV ketika menemukan tayang ulang Mrs. Doubtfire sedang mengudara di salah satu [...]

tentang menjadi pemimpin

saya tidak pernah berpikir, apalagi mengatakan, bahwa menjadi pemimpin yang baik itu perkara gampang. menjadi pemimpin itu amanat, katanya. dan untuk saya (entah orang lain ya), bicara urusan amanat memimpin orang lain adalah perkara yang sungguh tidak sederhana; lebih berharga daripada barang titipan, lebih berat daripada kewajiban hutang. dan bicara soal tanggung jawab dan kepemimpinan, [...]

dewasa, di dunia kerja

“yud1, I hate life as an adult. why can’t we have our ideals? where do optimism and good things we had back at school go? well… please reply when you are not busy.” —F, a friend of mine; through text message __ (beberapa hari yang lalu, saya menerima pesan pendek di atas dari seorang rekan [...]

invisibility insecurity

belakangan ini, saya sering memperhatikan aplikasi instant messaging di komputer saya — desktop, notebook, atau apalah yang sedang terhubung ke internet. dan sebagaimana lazimnya banyak tulisan yang muncul di tempat ini, ada pertanyaan sederhana yang membuat saya kepikiran. kenapa ya, para developer IM client ini menambahkan fasilitas invisible di messenger? bahkan kalaupun tidak ada (ala [...]

asou

“either way it would be your call — I don’t really know what would be the best for you, but make sure that you have no regret.” ___ hari-hari ini, saya kembali teringat Asou. dan sebuah pertanyaan mengenai suatu hal dari perjalanan hidup manusia, yang mungkin tidak sederhana benar: adakah sebuah keputusan itu harus selalu [...]

good guys are…

belakangan ini, saya kembali teringat omongannya Karen Kasumi yang entah kenapa sangat memorable itu. bukan kenapa-kenapa, tapi kutipannya sendiri cukup catchy, sekaligus ‘kontroversial’, sekaligus pula mengundang untuk disanggah dan didebat… walaupun, sampai saat ini saya masih belum menemukan bukti yang benar-benar mantap maupun sanggahan yang benar-benar telak untuk soal ini. ah sudahlah, langsung saja deh. [...]

perjalanan menuju kedewasaan

“dibandingkan anak SMU, mahasiswa tingkat akhir mungkin kelihatan lebih dewasa. kenyataannya, tidak banyak yang berubah; orang dewasa juga sering salah…” ___ sewaktu saya masih kecil dulu, saya sering berpikir bahwa dunia orang dewasa adalah tempat orang-orang yang saya anggap hebat; orang-orang yang selalu bisa bersikap dan memberikan teladan kepada saya. tentu saja, saya yang pada [...]

jujur saja…

+ “eh, nanya dong. kenapa kamu bilang saya harus jujur sama diri saya sendiri?” – “yah… karena orang yang tidak bisa jujur kepada diri sendiri, bukankah sama juga dengan orang yang tertindas?” ___ saya seringkali berpikir bahwa masalah yang timbul dari hubungan antar manusia seringkali berawal dari ketidakjujuran. ketidakjujuran kepada diri sendiri, dan kadang-kadang juga [...]