06.30.08

a piece of an evening

Posted in Scraps at 10:58 pm by yud1

there I met this girl,
wishing she would fall no more
along those lines she said,
‘is it being in love a curse for me?’

what love is all about anyway,
but forgotten things went awry;
be it intertwining feelings of solitude,
or fate that let us meet to begin with?

there I met this girl,
truth was told I never knew;
learning days of silent tears,
and despair within the silence of solitude

what mistakes are all about, I wonder
of those words of her saying,
‘it’s not falling for you is a mistake,
but this me who fall for you is mistake’

perhaps she would never know
that my heart was also breaking
when I told her I’m sorry;
that I can’t return her feeling


—June 30, 2008
—it’s almost July already…

___

[1] true story. don’t ask about the details.

[2] you know who you are; thanks for the Sara Teasdale’s piece. I’m keeping it.

05.08.08

unlimited code/works

Posted in Scraps at 3:56 pm by yud1

I am the bone of my code
bread is my meal and chips are my food
I have been drinking over a thousand cups of coffee
unknown to sleep, nor known to game

have withstood pain of hours with desktop and notebook
yet those hands would never allow any rest
so as I pray, unlimited code/works

___

[1] true story. believe it or not.
[2] don’t bother asking about the reference. seriously.

04.27.08

a story of ephemeral moments

Posted in Scraps at 10:42 pm by yud1

—August, few years back.
I met her.

 

/1

there was nothing special about that day on August. the new term was just started, leaving either sighs and boredom to a new starting-whatever for the autumn to come.

that being said, but there was not really autumn as I lived here — I’d like to see one though; falling leaves, reddish skies, and bustling wind through time… or whatever it might have, yet I never saw. an empty wish perhaps, but at least I’d still be able to look up the similarly red-dyed sky, and some falling leaves with some chances of luck of these time around.

it was nothing special, after all. again, August was only to be the beginning of another session of busy days leading to several months ahead; I wonder if I would ever treasure them though. it was only going to be a transient memory after all — running through classes and tasks, beating around assignments, and so on and so on.

but at least, I’d still be able to walk beneath that autumn-like red-dyed skies and falling leaves. nothing else matters enough, and life was just what happened.

[more…]

03.06.08

whatever, I don’t care

Posted in Scraps at 3:13 am by yud1

“as long as you don’t keep your hopes high, you can take on anything. you feel less pain.”

-Squall Leonhart-

___

I used to say such lines. ‘whatever’, ‘I don’t care’, or such in those kind of lines. to me in those days, it’s just trivial matter that I wouldn’t want to carry any people’s burden — nor would I want to be a burden for any people. it’s just fair and square, as long as neither side being hurt whatsoever.

on those days I learned not to trust, nor to wish upon anything. life was just what happened; if I mess up, I would have to make it up. if I got screwed, then it’s my fault. it’s just that simple that people are responsible for what they have; saying about ‘fate’, ‘bad luck’ or such things on the line are merely sugarcoating. in the end, what people call ‘victims’ are not necessarily innocent; the culprit is indeed at fault, but those ‘victims’ are also at fault for letting themselves being screwed.

…at least, that is it in the past.

perhaps I have changed in some or other ways. bearing in mind that to care more might lead to get hurt more, I led my life as the way it has been. learned to listen and to share, et cetera et cetera, and perhaps some bit of ’sweety-mooshy stuffs’ in the way… while seeing how much of fake illusions it could be in the process.

when you start to care, you tend to get sore. you are prone to disappointment, and you start to think that ‘it’s better this way’, or ‘it’s better that way’ to those people (and their stuffs and problems whatsoever) you care. all while bearing in mind that ‘you are doing this for their sake’, or ‘this is the way it should be’. you take the burden of those you care (or love), and then you have the justifications to be a ‘hero’.

and that’s the way it is: whether it is friends or lovers, comrades or buddies, and so forth. that’s what they call ‘friendship’. or ‘love’. or whatever you may want to call it. and what they say is true to some extent, yet not necessarily as it is in other ways.

yes, it definitely is nice to live in the world where caring and understanding come first. unfortunately, the world we live in is never, nor would it ever be that nice. good intentions are not always perceived as good; it was never utopia on the first place.

it was never utopia. people wish for utopia, but they are only contradicting themselves. people want to be understood, only in oblivious manners. perhaps there was no understanding being needed; a mere act of comfort and conformity just would do in some or other ways.

and got dragged to burden of other people, cursed for caring, and worn out as it would be — it was never really nice to begin with.

perhaps, it would be easier if I said ‘whatever’ or ‘I don’t care’ on the first place.

…whatever.

02.27.08

iya, tapi nggak semua cowok itu goblok!

Posted in Scraps at 10:35 pm by yud1

—untuk para wanita yang kebetulan dikaruniai penampilan yang menarik.

___

anda semua yang saya hormati,

saya baru menonton televisi tadi, dan tiba-tiba saya melihat sebuah iklan yang membuat saya gondok luar biasa. anda tentu mengerti, iklan-iklan tentang produk untuk mempercantik penampilan bangsa anda itu? tentu saja anda juga mungkin tahu tentang produk pemutih kulit, lalu parfum, lalu bling-bling-whatever di mana penampilan anda dijamin akan memikat hati banyak laki-laki yang melihat anda.

sekarang, anda tentu tahu iklan produk kecantikan dengan tema ‘penanaman sejuta pohon’ yang terkenal itu? bagus sekali. di sini, kita bisa melihat betapa ‘gak mutu’-nya seorang cowok yang tiba-tiba lebih mementingkan kegiatan menanam pohon hanya karena melihat cewek cantik yang menawarinya untuk melakukan hal tersebut. mau yang lain? ada juga iklan parfum ABG yang dengan tiba-tiba pemeran utamanya mendapatkan pernyataan cinta dari banyak cowok di sekitarnya…

…sisanya, anda mungkin lebih tahu daripada saya. lalu kenapa, tanya anda? tentu saja, anda mungkin berpikir bahwa hal tersebut adalah hal yang wajar, dan mungkin juga anda sudah memiliki pengalaman sendiri sehubungan dengan karunia berupa kecantikan yang secara kebetulan anda miliki.

lalu anda mungkin berpikir bahwa semua cowok memang se-goblok tidak pintar itu, sehingga mau saja menuruti omongan apapun yang dikatakan oleh cewek cantik yang notabene berkulit-putih-berparfum-wangi dan tampaknya cuma modal penampilan itu. tidak sepenuhnya salah sih, banyak cowok memang goblok cenderung mudah tertarik oleh penampilan seorang cewek (yang katanya) cantik, kok.

lantas kenapa pula saya capek-capek menuliskan soal ini di sini? tentu saja, karena banyak, BANYAK SEKALI iklan-iklan yang merendahkan harga diri cowok semacam itu! jujur saja, saya sendiri sebagai seorang cowok, merasa gondok luar biasa melihat iklan jelek yang tidak mendidik itu. apa, memangnya kalau anda cantik, punya penampilan menarik-dan-sejenisnya, maka anda pasti akan disukai oleh cowok-cowok, begitu? tanya kenapa, sepertinya anda benar. haha.

iya, iya, saya tahu. banyak cowok yang memang gampang tertipu oleh penampilan. tapi, nggak semua cowok itu goblok!

saya sendiri bingung. memangnya anda, sebagai seorang cewek, apa sih yang anda inginkan dilihat oleh seorang cowok dari anda? memangnya anda mau disukai oleh cowok yang cuma kepengen mau menggandeng anda karena anda kebetulan cantik? memangnya anda mau jalan dengan seorang cowok yang cuma modal niat flirting dan mengharapkan hal-hal lain yang anda-tahu-sendiri?

terserah sih, toh bukan urusan saya juga. karena anda kebetulan cantik, mungkin anda tidak akan keberatan. toh anda bisa dengan mudah mencari cowok goblok yang lain kalau sudah bosan… tapi orang-orang yang bekerja untuk biro iklan dan stasiun TV dan membuat iklan seperti itu, jelas berbuat menyebalkan dengan melemparkan secara semena-mena benda-benda tersebut ke layar TV di rumah saya.

iya, iya. memang banyak cowok-cowok yang kurang bisa mengontrol diri soal ini. ketemu cewek cantik sedikit, pengen kenalan. dirayu sedikit, bisa lepas kontrol. iyalah, cewek-cewek cantik, kemana-mana harus selalu dikawal, senang diperlakukan ala tuan putri, nggak bisa apa-apa dan harus dilindungi… nah, bukankah tipe-tipe kayak begini yang disukai cowok-cowok? :mrgreen:

…walaupun tentu saja, saya sangat berharap bahwa anda tidak termasuk golongan yang saya sebutkan barusan. tapi terserahlah, bukan urusan saya juga sih. anda yang lebih bisa memutuskan soal ini, bukan? :wink:

tentu saja, saya ngoceh menulis soal ini di sini bukan karena saya ini pembenci-wanita atau sejenisnya (walaupun kadang-kadang saya sebal sendiri bahwa sebagian dari golongan anda ternyata bisa begitu bangga dengan sesuatu yang cuma kebetulan anda miliki itu), tapi anggap saja bahwa saya tiba-tiba bosan berhadapan dengan keadaan dunia yang saya lihat dan alami. dan sebagai imbasnya, saya jadi sebal sendiri, karena saya ini juga seorang cowok!

tapi, terserahlah. saya sendiri selalu berpikir bahwa anda sebagai seorang wanita tentu memiliki jauh lebih banyak hal yang lebih penting daripada hal-hal superfisial tersebut atau sejenisnya… walaupun beberapa dari anda mungkin cukup senang dilirik dan diajak kenalan oleh cowok-cowok yang hanya memandang kecantikan anda itu. ya, ya, saya rasa anda seharusnya cukup tahu mengenai apa-apa yang ada di pikiran cowok-cowok ini ketika mereka mulai mendekati anda.

entahlah, mungkin memang banyak cowok yang goblok gampang terperdaya di dunia ini, dan tampaknya hal inilah yang (sialnya) dipotret oleh berbagai stasiun TV dan biro iklan.

…iya, tapi nggak semua cowok itu goblok! :mrgreen:

02.09.08

seven creeds of blogwalkership

Posted in Scraps at 7:34 pm by yud1

1. I shalt blogwalketh to dost avail, be such in the realm haveth knowledge been offered, personal deeds been graced, ‘or thoughts been shared.

2. I shalt neither flame, nor asketh to dost bound to such attitude against ’tis creed; pertamax™, premium, avtur et cetera, to dost blogs I shalt visit; there shalt be no fire.

3. I shalt not asketh thee dost things beyond such I couldst comprehend, not either OOT, not either spam, not either shalt I say of thee kafir™, blasphemy™, konspirasi amerika™, kesesatan yang nyata™.

4. I shalt haveth my talks thru clearly and dear; all anime-ism, moe-ism, otaku-ism, haruhiism, yet shalt it let through - dost into divine truth shalt lead thee the way.

5. I shalt not expect thee wouldst replieth my talks; not would I say makan-makan™ ‘or hetrik™; for such as thee wouldst only will, then shalt I haveth thy reply.

6. I shalt come as thy wouldst summon™, as though thee haveth written ’tis deed of trekbek™ or ping™ to dost posts I haveth, I shalt be of thy side.

7. I shalt see thee as thee wouldst be; a fellow blogwalker o’ mine, no matter as if either thee a seleb blog™ or blogger nyubi™; I shalt haveth my talk thru, dear and polite.

02.03.08

mulai merasa tua ketika…

Posted in Scraps at 1:08 am by yud1

…melihat rekan-rekan saya mulai menikah dan berkeluarga. kemudian, giliran saya ditanya-tanya soal ini.

…menyadari bahwa mahasiswi penghuni kampus sebagian besar masih anak kecil lebih muda daripada saya.

…melihat anak-anak SMU yang pecicilan, dan sebal sendiri karena mereka bisa begitu berisik di angkutan kota.

…mulai berpikir bahwa makanan di kota ‘tidak terlalu mahal’ dibandingkan beberapa tahun lalu… padahal harganya sama. doh.

…mulai terbiasa membuka spreadsheet dan word processor tanpa jeda main game untuk waktu yang lama.

…mulai bosan main RPG dan Action Adventure. masih Winning Eleven, tambahkan juga Counter Strike dan mini game yang gampang-gampang.

…melihat pemain muda di liga Inggris yang ternyata seumuran dengan saya. lihat Cristiano Ronaldo, Pato, Lionel Messi, dan Cesc Fabregas.

…menonton reality show dan memperhatikan bahwa pesertanya berusia 18-20 tahun.

…menonton anime dan memperhatikan bahwa tokoh utamanya biasanya masih SMU atau menjelang lulus.

…melihat kembali bahwa ternyata Squall Leonhart berusia 17 tahun, Athrun Zala 18 tahun, dan Suzumiya Haruhi 16 tahun. untungnya, Cloud Strife 22 tahun.

…menonton 24 dan berpikir bahwa ternyata umur saya tidak berbeda jauh dengan Kim Bauer.

…menonton Nanny 911 dan tiba-tiba diwanti-wanti soal ‘nanti kalau punya anak jangan begitu’. halah.

…mulai jarang men-download sesuatu dari internet, kecuali urusan pekerjaan. manga apalagi anime, hampir nggak pernah download lagi.

…bisa dengan tenang membiarkan satu season anime dan satu season j-drama di nongkrong di harddisk sampai berbulan-bulan tanpa alasan yang jelas.

…menuliskan ini di blog, dan berpikir: apa-apaan sih, kayak anak kecil aja!

01.04.08

surat ke masa lalu

Posted in Scraps at 6:05 pm by yud1

seandainya kamu bisa membaca ini, mungkin akan cukup bagus; untukmu dan juga untukku, dan mungkin beberapa orang lain. tapi entahlah, kita tidak bisa memutar waktu banyak-banyak, dan mungkin kamu akan kaget sendiri menemukan bahwa kamu bisa menulis hal seperti ini di suatu masa yang jauh dari apa yang bisa kamu bayangkan di tempatmu berada sekarang.

aku bisa melihat bahwa kamu adalah seseorang yang agak keras-kepala dan sedikit menyebalkan, serta kadang sedikit cuek dan bisa menjadi begitu tidak-peduli, tapi itu urusanmu… yah, sebenarnya urusanku juga sih, tapi itu dulu. memperhitungkan sifat dan perasaanmu, aku tahu kamu akan mulai panas dengan tulisan ini. sabar saja, aku masih belum mulai, kok.

::

kamu yang saat ini adalah kamu yang memiliki kekecewaan terhadap banyak hal; kamu yang berpikir bahwa nilai bagus di sekolah adalah hampir semuanya, atau prestasi di lapangan olahraga adalah bagian yang lain dari segalanya. demikian juga kamu yang berpikir bahwa kamu tidak cukup diberkati dengan bakat yang berkilau, dan usaha keras tidak selalu membuahkan hasil dan berujung kekecewaan.

kamu yang saat ini adalah juga kamu yang berpikir bahwa dunia tidak adil; bahwa Tuhan mungkin ada dan hanya menonton, dan kamu tidak bisa mengharapkan keadilan di dunia dengan serta-merta. mungkin malah Tuhan itu tidak ada, pikirmu. mana kamu tahu, kamu tidak bisa membuktikan hal tersebut, kok.

dan kamu yang saat ini adalah kamu yang berpikir bahwa kamu telah melalui banyak hal, dan banyak hal lain lagi di mana kamu memahami bahwa ada banyak hal yang tidak bisa kamu raih. kamu yang kehilangan perasaan, kamu yang kehilangan cinta, dan kamu yang kehilangan rasa percaya dalam perjalananmu.

aku tahu, kamu tidak akan langsung bisa percaya dan memahami apa-apa yang akan kukatakan di sini. tapi harus kukatakan juga sih, sebab aku juga punya kepentingan terhadapmu. jadi, bertahanlah sebentar saja dan baca tulisan ini sampai habis.

::

meskipun begitu, aku yakin bahwa suatu saat kamu akan memahami, dan akan melakukan hal yang sama dengan yang kulakukan saat ini. menulis surat ini untuk kamu baca, maksudnya. dan tentu saja, aku mengerti sekali perasaan marah dan sebal yang sedang melanda pikiranmu saat membaca tulisan ini — wajar, aku kan juga pernah seperti itu.

sekarang kamu mungkin belum bisa memahami, tapi tidak selalu kebahagiaan dalam dirimu diatur dalam nilai ujian matematika atau jumlah minimal lay-up di atas lapangan basket. bukan juga oleh nilai ujian tengah semester rekan-rekanmu di suatu kuliah, atau nilai A atau B yang diberikan oleh staf pengajar di kampus yang hebat itu. kebahagiaan dalam dirimu adalah milikmu sendiri: sesuatu yang harus kamu raih dengan tanganmu sendiri, dengan jalanmu sendiri.

dan kamu mungkin belum bisa memahami, tapi tidak selalu apa-apa yang kamu anggap merugikan adalah hal-hal yang buruk untukmu. apa yang kamu anggap sebagai hal buruk yang menimpa mungkin adalah keberuntungan untukmu; kamu hanya tidak tahu, kamu hanya belum tahu. jalan kehidupanmu adalah labirin yang terlalu rumit untuk sekadar tebak-tebakan asal.

…ya, dan kalau kamu beruntung, kelak kamu akan duduk dan berpikir, bahwa sebenarnya ‘kesialan’ itu adalah keberuntunganmu. mungkin, kalau kamu cukup pintar dan beruntung.

percaya kepada dirimu sendiri. percaya kepada kekuatanmu sendiri. kebahagiaanmu tidak selalu bergantung kepada jalan yang sama dengan yang diambil oleh orang lain. lawan adalah dirimu sendiri, kebahagiaan adalah pilihanmu sendiri. dan sebelum kamu mulai berpikir bahwa ini ‘omong kosong’ atau ‘tidak masuk akal’, diam dan simpan saja dalam hati.

karena saat ini, kita tidak bisa berdebat soal ini. karena kamu tidak akan mengerti, dan aku memahami hal tersebut dengan baik. hanya saja, kamu bukannya tidak mengerti; kamu hanya belum memahami.

…kenapa? karena suatu saat, kamu akan mengerti. aku tahu kok, seperti halnya aku mengetahui bahwa kamu akan mengatakan ini ‘omong kosong’, sebelum sesaat kemudian ‘tidak masuk akal’.

tentu, kamu yang sekarang tidak akan percaya. aku sangat mengerti hal tersebut, lebih jauh dari yang bisa kamu bayangkan. tentu saja, pada saat ini kamu juga akan berpikir: ‘apa-apaan sih, yang diomongin orang sok-tahu ini?’

…apa, tebakanku sangat benar? haha. tanya kenapa.

::

terakhir, ini bonus. kamu yang sekarang mungkin tidak memahaminya, tapi ada seseorang di dekatmu yang mencoba untuk bisa memahamimu… dan kadang-kadang sepertinya agak frustrasi menghadapimu. silakan kalau kamu mau melakukan atau tidak melakukan sesuatu, yang penting jangan menyesali keputusanmu sendiri. terserah kamu sih, toh bukan urusanku juga untuk sekarang ini.

sampai di sini saja deh. kamu mungkin akan sedikit sebal membaca tulisan sok-tahu ini, tapi aku yakin bahwa kamu akan mengerti suatu saat nanti. mungkin beberapa tahun lagi atau sedikit lebih lama, tapi aku yakin bahwa kamu akan mengerti.

berdirilah di atas kakimu sendiri. jadilah seorang yang tangguh dan percaya diri. hiduplah dengan bahagia.

…karena aku tahu, kamu bisa melakukan itu.

___

—dirimu, beberapa tahun dari tempatmu sekarang.

11.10.07

november rain of solitude

Posted in Scraps at 3:04 pm by yud1

hujan bulan November ini,
di kepalaku jatuhnya

___

mungkin kamu ingat, hari itu juga hujan. mungkin agak cengeng dan sedikit melankolis, tapi hujan rintik-rintik selalu membawa akan suatu kenangan; yang terasa lama dan jauh untukku, tapi tetap ia berada di sana: di suatu tempat, di suatu saat, di suatu November yang berbeda.

entah, mungkin aku menjadi agak sentimentil dan sedikit bodoh. mungkin juga hujan bulan November membuat apa-apa yang seharusnya telah hilang seolah menyeruak kembali serta sedikit mengharu-biru: mungkin, layaknya akasia kering yang seolah segar dibelai titik hujan, atau aspal panas yang kini seolah lembut tersaput sisa-sisa air di udara.

tidak semua hal ada jawabannya. tidak selalu setiap tanya diikuti suatu jawab. mungkin benar begitu, dan aku tidak pernah menyukainya. lalu kemudian ada kosong yang diam, dan selalu begitu… entahlah, kurasa aku sudah tidak ingin peduli, dan kamu tidak perlu memikirkan itu.

hujan bulan November adalah melankoli: seperti halnya cappuccino dan crouton di sore hari, atau Canon serta Air di antara hari-hari yang sibuk. angin dingin yang menerpa wajah dan jalan-jalan yang basah adalah beberapa dari apa-apa yang tertinggal dari setiap hujan bulan November: selalu demikian, datang dan pergi seraya menarik-narik kenangan yang terpinggirkan dan angan yang seharusnya telah hilang.

kebaikan adalah kekuatan, atau setidaknya demikianlah aku belajar. benar atau salah, entahlah. kebaikan adalah apa-apa yang tersisa dari nurani manusia, dan kurasa tidak perlu terlalu banyak alasan untuk itu. seperti halnya hujan bulan November yang datang dan pergi, dan seperti halnya apa-apa yang lewat dan terlupakan: yang ternyata tidak hilang, dan tetap tidak kusukai — agak menyebalkan, kadang-kadang.

mungkin… tapi bahkan sampai sekarang, aku masih bertanya-tanya.

karena kebaikan kadang-kadang terasa begitu kejam, dan mungkin kamu juga mengerti. bahwa suatu kebaikan kadang bisa terasa begitu menyakitkan, dan kelembutan tidak selalu bisa meretas rasa nyaman.

karena itu, maaf…

karena hanya kepadamu saja, aku tidak ingin bersikap baik.

10.10.07

wish

Posted in Scraps at 3:03 pm by yud1

“…to you it might have broken or shattered, but a wish is something that you hold dear in your heart — whether you aware or not.”

___

I have thrown away that wish long ago. a wish that I knew would never reach, as well as a wish I could never lean on. a wish I used to yearn about, and a wish I have seen being shattered away; painful as it was, and still it would never let go completely.

…yes, as I have thrown away that wish; about being understood and being cared, about being heard and being listened. about someone being by my side, to whom I would be able to be honest — where such would be the very least I could do.

…never completely, though. never completely, never enough.

perhaps, it’s just that I learned not to wish anymore. that only such wish is never enough; that I was only living in a dream for the wish to come true. a wish that sounds so childish as I look again, and how fragile it had been all along. cracked and shattered, and there it was; only remnants that were there to reminisce, blurred away as if deluded by distant memories.

that was the old story, though. not much have changed nonetheless.

such things doesn’t make you much stronger than before, nor does it make you much weaker. in some sort, maybe it does for a bit. yet it leaves a hole inside: some sort of emptiness that something used to be there, but then it’s no longer there. something that was missing, but not that of something you feel precious.

…at least, that’s what it was for me.

::

a wish is something that people rely on; sometimes it comes personal, yet sometimes it comes about other people as well. as for such, I decided not to look back again; to a wish that I have thrown away long ago. and for that, such wish is no longer there for me.

…or at least, that’s what I believe.

I’m (painfully) wrong this time.

« Previous entries