scars from a distant day

sebenarnya… ini adalah salah satu judul score (musik pengiring film) dari salah satu anime yang baru selesai gw tonton. musiknya simpel, cukup pakai piano saja. tapi berhubung diletakkan di adegan yang tepat, dan di-aransemen dengan lumayan baik pula, maka bagian ini jadi memorable di kepala gw selesai nonton. nggak tahu kalau orang lain, sih. hal kayak begini biasanya sifatnya relatif tergantung masing-masing individu.

dan bicara soal beban dari masa lalu, gw merasa score ini –baik judul maupun musiknya– telak-telak mengena. maksudnya.. yah, watching the series reminds me of myself a while back. tentang apa-apa yang telah gw jalani selama ini. and yet, i realize that i also have such things with me. scars. from the past.

katanya sih, luka hati itu mirip luka fisik. ada yang cepat sembuh. ada juga yang setelah sekian lama baru bisa sembuh. ada juga yang walaupun sembuh, tetapi meninggalkan bekas luka yang tidak bisa hilang. nggak sakit lagi, tetapi bekasnya nggak akan hilang. and yet, it has been, and will always be a part of myself.

entahlah. kadang gw merasa juga, bahwa walaupun gw sudah berusaha untuk bear with it, dan walaupun gw tahu luka kayak begitu ternyata sudah nggak sesakit itu lagi, tapi tetap saja, ketika gw melihat lagi, gw tahu bahwa gw nggak akan bisa lari dari hal tersebut. dari masa lalu, maksudnya. bahwa hal itu juga turut membentuk gw menjadi seperti sekarang. and it lies inside me. the memories. my own past.

nggak apa-apa, kok. sudah nggak sakit lagi. setidaknya, nggak sesakit dulu, biarpun kadang-kadang masih terasa… yah, gitu deh. but it’s not such things that i have to deny. itu.. bagian dari diri gw. yang nggak akan bisa hilang, bagaimanapun kerasnya gw mencoba menyangkal hal tersebut.

Leave a Reply